Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.” (Roma 1:18) 

Allah telah menyatakan kebenaran-Nya kepada manusia. Namun masalahnya bukan karena manusia tidak memiliki kesempatan untuk mengenal Allah. Paulus justru mengatakan bahwa apa yang dapat diketahui tentang Allah telah nyata bagi mereka, sebab Allah sendiri telah menyatakannya (Roma 1:19). 

Bahkan melalui ciptaan-Nya, manusia dapat melihat kuasa dan keberadaan Sang Pencipta. “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan ….” (Roma 1:20) 

Namun manusia memilih untuk tidak memuliakan Allah. Paulus berkata, “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya ….” (Roma 1:21) 

Di sinilah kita melihat bahwa masalah terbesar manusia bukan sekadar kurangnya pengetahuan tentang Allah, tetapi keputusan untuk menolak Allah meskipun telah menerima terang tentang Dia. 

Bukankah hal ini juga dapat terjadi dalam kehidupan kita? Kita mungkin mengenal Tuhan, membaca Alkitab, dan mengetahui kehendak-Nya, tetapi perlahan-lahan mulai menempatkan hal lain lebih tinggi daripada Allah. Kesibukan, pekerjaan, harta, kesenangan, bahkan keinginan pribadi dapat mengambil tempat yang seharusnya menjadi milik Tuhan. 

Ketika Allah tidak lagi menjadi pusat kehidupan, sesuatu yang lain akan mengambil tempat-Nya. 

Jangan sampai kita memiliki pengetahuan tentang Tuhan, tetapi hati kita justru semakin jauh dari-Nya. 

Pertanyaan bagi kita semua adalah “Apakah saya sungguh-sungguh menempatkan Allah sebagai yang terutama dalam hidup saya?” Jawablah itu dalam hati kita masing-masing. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

12 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

5 days ago