Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

Perhatikan kalimat “mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah.” Masalahnya bukan bahwa Allah tidak memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengenal-Nya. Mereka justru memilih untuk tidak mengakui-Nya dalam kehidupan mereka.

Ketika seseorang terus-menerus menolak Tuhan, hati dan pikirannya perlahan dapat menjadi terbiasa dengan dosa. Apa yang dahulu terasa salah mulai dianggap biasa. Apa yang dahulu membuat hati gelisah mulai tidak lagi mengganggu. Inilah bahaya ketika hati semakin jauh dari Allah.

Penolakan terhadap Allah tidak hanya memengaruhi hubungan seseorang dengan Tuhan, tetapi juga memengaruhi karakter dan hubungannya dengan sesama.

Ini menjadi peringatan bagi kita. Dosa yang terus dipelihara dapat mengubah cara kita memandang sesuatu. Kita bukan hanya dapat melakukan sesuatu yang salah, tetapi lama-kelamaan dapat kehilangan kepekaan terhadap kesalahan itu.

Karena itu, jangan pernah menganggap remeh suara Tuhan yang berbicara kepada hati kita. Ketika Roh Kudus menunjukkan sesuatu yang perlu diperbaiki, jangan keraskan hati. Segeralah datang kepada Tuhan, mengakuinya, dan meminta pertolongan-Nya.

Hati yang peka terhadap teguran Tuhan adalah hati yang masih mau dibentuk oleh-Nya.

Jangan biarkan hati kita terbiasa dengan dosa sehingga tidak lagi peka terhadap suara Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

5 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

6 days ago