Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 46 – Mengandalkan Siapa?

Pasal ini berisi nubuat Tuhan melalui nabi Yeremia mengenai kekalahan Mesir oleh Babel (Nebukadnezar).

Mesir yang dahulu sombong dan merasa kuat akan ditundukkan. Namun di akhir pasal, Tuhan memberikan penghiburan bagi umat Israel, bahwa meskipun mereka mengalami pembuangan, mereka tidak akan dilenyapkan (ayat 27-28)

Dari sini kita diingatkan bahwa tidak ada bangsa yang terlalu kuat di hadapan Tuhan. Bahkan Mesir, simbol kekuasaan dan kebanggaan manusia, tidak dapat bertahan jika Tuhan memutuskan untuk menjatuhkan.

Ini mengingatkan kita bahwa kekuatan manusia, ekonomi, atau politik tidak akan mampu menandingi kuasa Tuhan.

Jadi, jangan mengandalkan kekuatan kita sendiri atau dunia, tetapi andalkan Tuhan yang berdaulat atas dunia ini.

Pertanyaan bagi kita semua adalah “Apakah saya sering mengandalkan Tuhan atau kekuatan diri sendiri?” Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

7 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

1 week ago