Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 29 – Penuh Harapan

Dalam pasal ini, Yeremia menuliskan surat kepada orang-orang Yehuda yang diasingkan ke Babel. Mereka sedang berada dalam situasi sulit (jauh dari tanah air, hidup di negeri asing, putus asa, dll). Namun, melalui Yeremia, Allah memberikan pengharapan dan arahan.

Di tengah ketidakpastian, ayat ini bagaikan pelampung penyelamat. Ini adalah harapan yang diberikan kepada orang Yehuda saat itu, begitu juga dengan kita saat ini.

Ketika kita tidak mengerti mengapa hal-hal yang buruk terjadi dalam hidup kita, ayat ini mengingatkan kita bahwa meskipun jalan yang ditempuh penuh dengan liku-liku dan penderitaan, tetapi rencana-Nya selalu mengarah pada kebaikan, damai sejahtera, dan harapan.

Kiranya ayat dan renungan singkat ini boleh menjadi kekuatan bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

14 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

6 days ago