Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 25 – Bertobatlah

Yeremia memulai dengan mengingatkan bangsa itu tentang kesetiaannya selama 23 tahun.

Apa pesannya? Pesannya konsisten, yaitu bertobatlah.

Bagaimana respons mereka? Apakah mereka mau bertobat?

Jadi, meskipun Yeremia sudah bernubuat selama puluhan tahun, namun umat tetap tidak mendengarkan. Allah memberi kesempatan berkali-kali agar mereka berbalik, tapi akhirnya penghakiman harus datang.

Ini mengingatkan kita bahwa kesabaran Allah besar, tetapi jangan sampai kita mengabaikannya.

“Maukah kau berbalik selagi bisa? Maukah kau mencari Tuhan selagi suara lembut belas kasih-Nya memanggilmu, atau akankah kau tetap memilih jalanmu sendiri? Tuhan mengasihanimu. Tuhan mengundangmu. Maukah kau datang? Maukah kau kembali dari kesesatanmu? Semoga Tuhan menolongmu untuk memilih menjadi milik Tuhan sepenuhnya.”

Testimonies on Sexual Behavior, Adultery, and Divorce 63.2

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan 2 Korintus 8 – Tidak Menunggu Kaya untuk Memberi

Sering kali kita berkata, “Saat aku kaya, aku akan memberi lebih banyak.” Tapi jemaat Makedonia…

15 hours ago

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 2) – Dukacita Dunia

Kemarin kita melihat dukacita yang membawa kepada keselamatan. Namun hari ini, kita akan melihat jenis…

2 days ago

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 1) – Dukacita menurut Kehendak Allah

Pernahkah kita merasa sedih atau menyesal setelah melakukan kesalahan? Tidak semua kesedihan itu sama. Ada…

3 days ago

Perenungan 2 Korintus 6 – Berani Berbeda

Dunia mengajak kita ikut arusnya, tetapi Tuhan memanggil kita untuk hidup berbeda dari dunia. Mengikut…

4 days ago

Perenungan 2 Korintus 5 – Dicatat di Surga

Banyak orang hidup seolah-olah tidak ada pertanggungjawaban. Namun Alkitab mengingatkan bahwa setiap kita akan berdiri…

5 days ago

Perenungan 2 Korintus 4 (Bagian 2) – Ketika Semua Penderitaan Terlihat Kecil

Melanjutkan perenungan sebelumnya tentang “penderitaan yang ringan”, kita diajak melihatnya dari sudut pandang kekekalan—bukan dari…

1 week ago