Renungan Kitab Pengkhotbah

Perenungan Pengkhotbah 2 – Masih Tetap Sia-Sia

Pengkhotbah mencoba menikmati hidup—pesta, hiburan, harta, dan keberhasilan. Ia juga membangun rumah, kebun, dan mengumpulkan harta, namun pada akhirnya ia berkata bahwa semua itu hanyalah kesia-siaan.

Banyak hal duniawi yang kita kejar memang bukan suatu yang salah, tetapi itu bukanlah tujuan utama hidup.

Sukacita yang hanya bersumber dari hal-hal yang bersifat sementara akan cepat berlalu.

Tuhan tidak melarang kita menikmati hidup, tetapi mengingatkan kita bahwa kenikmatan bukanlah tujuan utama kita.

Akhirnya Pengkhotbah menyadari dan berkata: “… Aku menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah.” (Pengkhotbah 2:24)

Dari sini kita diingatkan bahwa makna hidup bukan ditentukan dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi semuanya itu adalah anugerah Tuhan.

Kepuasan hidup tidak berasal dari usaha manusia semata, melainkan dari kesadaran bahwa setiap berkat, kemampuan untuk bisa menikmati hasil kerja, dan sukacita hidup adalah pemberian dari tangan Allah.

Apa yang dikejar dunia sering berakhir kosong, tetapi apa yang diterima dari Tuhan memberi makna. Dan ketika kita berhenti mengandalkan diri, kita akan melihat tangan Allah bekerja dalam segala hal.

Mari kita mulai mengakui bahwa semuanya adalah anugerah Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

12 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

6 days ago