Renungan Kitab Nehemia

Perenungan Nehemia 13 – Kitab Peringatan

Apa itu kitab peringatan?

“’Sebuah kitab peringatan’ ditulis di hadapan Allah, yang di dalamnya dicatat perbuatan-perbuatan baik ‘orang-orang yang takut akan Tuhan dan yang menghormati nama-Nya.’ Maleakhi 3:16. Kata-kata iman mereka, tindakan kasih mereka, tercatat di surga. Nehemia mengacu pada hal ini ketika ia berkata: ‘Ya Allahku, ingatlah kepadaku … dan janganlah hapuskan perbuatan baik yang telah kulakukan terhadap rumah Allahku.’ Nehemia 13:14.”

The Great Controversy 481.1

Lalu apa saja yang dicatat di kitab peringatan selain kata-kata iman dan tindakan kasih mereka?

“Di dalam kitab peringatan Allah, setiap perbuatan kebenaran diabadikan. Setiap godaan yang dilawan, setiap kejahatan yang dikalahkan, setiap perkataan lemah lembut yang diucapkan, semuanya dicatat dengan setia. Dan setiap tindakan pengorbanan, setiap penderitaan dan kesedihan yang ditanggung demi Kristus, semuanya dicatat. Pemazmur berkata, ‘Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?’ Mazmur 56:9.”

The Great Controversy 481.1

Selain kitab peringatan, ada juga buku yang mencatat dosa-dosa kita. Semuanya tercatat dengan rapi sehingga tidak ada orang yang akan berkata “Tuhan tidak adil” karena semuanya tercatat.

Setiap perbuatan manusia diperiksa kembali di hadapan Allah, dan dicatatkan sebagai kesetiaan ataupun ketidaksetiaan. Tetapi bagaimana bisa mengetahui standar yang mana yang masuk setia, yang mana yang masuk tidak setia? Atau yang mana yang benar dan yang mana yang salah? Apa standarnya?

“Hukum Allah adalah standar atau ukuran dengan mana tabiat dan hidup manusia diuji dalam penghakiman itu.”

The Great Controversy 482.2

Tak heran kitab Pengkhotbah menasihati kita, “Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.” (Pengkhotbah 12:13,14).

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

8 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

5 days ago