Renungan Kitab Nehemia

Perenungan Nehemia 12 – Paduan Suara

Ada kisah pentahbisan tembok Yerusalem pada pasal ini. Dari kisah ini, kita bisa melihat keteraturan bangsa Israel.

Pada waktu pentahbisan, ada paduan suara yang dibentuk untuk ucapan syukur kepada Tuhan melalui pujian. Paduan suara itu ditata begitu rapi. Mari kita baca ayatnya.

Sangat teratur bukan? Bahkan ketika mereka ingin mengucap syukur kepada Tuhan melalui pujian pun harus diatur dengan baik, dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

Apakah yang mengucap syukur melalui pujian hanya paduan suara saja? Tentu tidak! Alkitab mencatat, “Kemudian kedua paduan suara itu berdiri di rumah Allah. Demikian juga aku bersama-sama sebagian dari para penguasa, dan para imam….” (Nehemia 12:40-41)

Artinya mereka bernyanyi bersama-sama.

Apa pelajaran yang kita bisa dapatkan hari ini?

Pertama, Tuhan suka keteraturan bahkan dalam hal memuji nama Tuhan melalui nyanyian.

Kedua, Selain berdoa, kita juga bisa mengucap syukur kepada Tuhan melalui nyanyian.

Ketiga, Mengucap syukur kepada Tuhan haruslah kita lakukan bersama-sama, tidak bisa hanya orang lain saja yang menyanyikan ucapan syukur.

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

6 days ago