Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 2 – Nasihat bagi para Raja, Penguasa, dan Hakim Dunia

Perenungan bagi saya dari Mazmur pasal kedua ini adalah TUHAN itu pemilik semesta alam dan tidak ada seorang pun yang bisa melawan TUHAN, bahkan para raja atau pun para pembesar serta hakim di dunia ini. 

Siapakah yang dapat melawan Raja di atas segala raja dan Hakim di atas segala hakim? 

Karena Tuhan adalah “… Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja ….” (Wahyu 17:14) 

“Sebab TUHAN ialah Hakim kita, TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita; TUHAN ialah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita.”

Yesaya 33:22 

“Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut … Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!”

Mazmur 2:10-12 

Jadi, ada sebuah nasihat yang diberikan kepada kita khususnya para raja, penguasa, dan hakim untuk bertindak bijaksana dan beribadah kepada Tuhan dengan rasa takut. 

Karena jika mereka beribadah bukan karena formalitas, tetapi dengan rasa takut akan Tuhan, maka pastilah mereka adalah orang-orang seperti yang dicatatkan di kitab Amsal, yaitu “Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.” (Amsal 8:13) 

Dan bisa dibayangkan jika kita memiliki raja, penguasa, atau hakim seperti yang dinyatakan kitab Amsal, yaitu menjauhi kejahatan, tidak sombong, dan tidak berdusta, maka kita akan memiliki suatu bangsa atau negara yang tentu saja akan tenteram bukan? 

Tidak akan ada hakim yang berbuat zalim yang bisa disuap sehingga orang yang benar menjadi salah dan orang yang salah menjadi benar. 

Dan walaupun nasihat ini diberikan kepada mereka, ini juga berlaku bagi kita. Nasihat yang baik ini, biarlah kita bisa terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 7) – Taat kepada Penglihatan Surgawi

Setelah menceritakan panggilan yang diterimanya dari Yesus, Paulus menjelaskan bagaimana ia merespons panggilan tersebut. “Sebab…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

6 days ago