Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan tujuan “untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah ….” (Kisah Para Rasul 26:18)

Ayat ini menunjukkan inti dari misi Injil.

Yesus tidak mengutus Paulus sekadar untuk menyampaikan pengetahuan baru atau mengajarkan suatu agama. Tuhan mengutusnya untuk membawa manusia keluar dari kegelapan menuju terang.

Alkitab menggambarkan kehidupan tanpa Kristus seperti kehidupan dalam kegelapan.

Sebaliknya, ketika seseorang mengenal Kristus, terang Tuhan mulai menerangi hidupnya. Ia mulai melihat dosa sebagaimana Tuhan melihatnya. Ia mulai memahami kasih karunia Allah dan menemukan arah hidup yang benar.

Inilah yang dialami Paulus sendiri. Dahulu ia mengira dirinya sedang melayani Tuhan, padahal ia hidup dalam kegelapan rohani. Namun ketika Kristus menjumpainya, matanya terbuka dan seluruh hidupnya berubah.

Hal yang sama masih Tuhan kerjakan sampai hari ini.

Setiap kali seseorang menerima Kristus, Tuhan sedang membawa orang itu keluar dari kegelapan menuju terang-Nya yang ajaib. Dan sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk ikut ambil bagian dalam pekerjaan itu.

Mungkin kita tidak dipanggil untuk berdiri di hadapan raja seperti Paulus. Namun Tuhan menempatkan kita di tengah keluarga, lingkungan kerja, sekolah, atau komunitas tertentu agar melalui hidup kita, orang lain dapat melihat terang Kristus.

Orang yang telah menerima terang Kristus dipanggil untuk membagikan terang itu kepada orang lain.

Yesus berkata:

Dunia saat ini masih dipenuhi kebingungan, ketakutan, dan kegelapan akibat dosa. Karena itu dunia membutuhkan orang-orang percaya yang memantulkan terang Kristus melalui perkataan, sikap, dan kehidupan mereka.

Kiranya Tuhan memakai kita menjadi alat-Nya untuk membawa semakin banyak orang mengenal Dia yang adalah Terang dunia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

15 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

6 days ago