Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, “Sukar bagimu menendang ke galah rangsang,” Yesus tidak berhenti sampai di situ.

Tuhan tidak memanggil Paulus hanya untuk mengubah hidupnya. Tuhan juga memanggilnya untuk sebuah misi.

Perjumpaan Paulus dengan Kristus bukan sekadar pengalaman rohani yang mengesankan.

Tuhan memanggil Paulus untuk sebuah tujuan.

Dahulu Paulus memakai hidupnya untuk melawan Kristus. Sekarang Tuhan memanggilnya untuk menjadi pelayan dan saksi bagi Kristus.

Inilah salah satu prinsip penting dalam pekerjaan Tuhan: Tuhan tidak hanya menyelamatkan kita dari sesuatu, tetapi juga memanggil kita untuk sesuatu.

Ia tidak hanya membebaskan kita dari dosa, tetapi mengundang kita untuk mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya.

Setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi saksi. Kita bisa bersaksi melalui perkataan, sikap, pilihan hidup, dan cara kita memperlakukan orang lain.

“Ini adalah tanggung jawab yang tidak dapat kita lepaskan dari diri kita. Perkataan, perbuatan, cara berpakaian, sikap, bahkan ekspresi wajah kita, semuanya memiliki pengaruh.”

Christ’s Object Lessons 339.4

Oleh karena itu, marilah kita hidup sedemikian rupa sehingga orang lain dapat melihat Kristus melalui diri kita. Sebab kesaksian yang paling kuat sering kali bukan apa yang kita ucapkan, melainkan bagaimana kita hidup.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago