Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 1– Dua Jalan Hidup yang Berbeda

Perenungan bagi saya dari Mazmur pasal pertama adalah di pasal ini dijelaskan ada dua jalan hidup yang sangat berbeda, yaitu jalan hidup dari orang benar dan jalan hidup orang fasik. 

Apa itu fasik? Dalam KBBI, fasik punya dua arti, yaitu

      1. Tidak peduli terhadap perintah Tuhan (berarti: buruk kelakukan, jahat, berdosa besar);
      2. Orang yang percaya kepada Allah Swt., tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya, bahkan melakukan perbuatan dosa;

    Jadi, pada pada pasal ini digambarkan dua golongan manusia yang akan memiliki jalan hidup serta hasil yang berbeda pula, seakan-akan kita ditawarkan pilihan untuk memilih kehidupan atau kematian, berkat atau kutuk. 

    Bagi orang yang hidup benar dan dan merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam, digambarkan akan “… seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:3) 

    Sebuah janji yang luar biasa bukan bagi orang yang hidup benar? Digambarkan seperti pohon yang berbuah dan tidak layu daunnya, dan berhasil. 

    Lalu bagaimana dengan orang fasik? 

    Orang fasik akan “… seperti sekam yang ditiupkan angin.” (Mazmur 1:4) 

    Sekam itu ringan dan tentu saja begitu ditiup angin, maka akan hilang. Bukankah jika kita ditimbang dan didapati terlalu ringan, maka kita juga tidak akan selamat? 

    Ingat kisah Raja Belsyazar atau tulisan di dinding. Di sana dituliskan “… tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;” (Daniel 5:27) 

    Mengapa terlalu ringan? Karena memang raja Belsyazar bukanlah raja yang takut dan menghormati Tuhan (kisah lengkapnya silahkan baca Daniel 5) 

    Jadi dari dua golongan ini, manakah yang kita pilih? Jalan hidup seperti apa yang kita pilih? Jawablah dalam hati kita masing-masing. 

    Semoga di tahun yang baru ini, kita akan memilih jalan yang benar. 

    Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

    Grow

    Recent Posts

    Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

    Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

    9 hours ago

    Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

    Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

    1 day ago

    Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

    Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

    2 days ago

    Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

    Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

    3 days ago

    Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

    Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

    4 days ago

    Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

    Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

    5 days ago