Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 26 – Untuk Kebaikan Kita

Jika kita membaca keseluruhan pasal ini, kita akan temukan aturan-aturan seperti berapa hasta panjangnya, lebarnya, atau untuk pembangunan bait suci ini harus terbuat dari kayu apa, menggunakan kain apa, dan sebagainya. Ada begitu banyak aturan yang Tuhan berikan kepada mereka. Bahkan ukuran pun diatur.

Teringat dengan kisah Nuh yang diperintahkan Tuhan untuk membuat bahtera. Itu pun Tuhan atur menggunakan kayu apa, berapa ukurannya, dan lain-lainnya. Dan semuanya ada tujuannya.

Bait suci itu dibuat sedemikian rupa bentuknya sehingga bagian-bagiannya dapat dipisah-pisahkan dan dapat dibawa oleh bangsa Israel dalam perjalanan mereka. Oleh sebab itu ukurannya kecil … Tetapi itu merupakan satu bangunan yang megah. Kayu yang digunakan untuk bangunan ini dan perkakasnya adalah kayu pohon penaga, yang lebih tahan terhadap kebusukan dibandingkan dengan kayu-kayu lain yang dapat diperoleh di Sinai….  Atapnya dibuat dari empat lapis kain, … yang disusun sedemikian rupa sehingga memberikan perlindungan yang sempurna.

Patriarchs and Prophets 347.1

Semuanya ada tujuannya. Tujuan dibuat ukuran kecil dan bagian yang dipisah-pisah karena mereka masih dalam pengembaraan dan sering bongkar pasang dan ukuran seperti itu akan mempermudah mereka. Lalu kayu yang dipilih itu lebih kuat dan tahan dari pada kayu lain yang ada di Sinai. Dan juga kain pelapis atapnya pun disusun untuk memberikan perlindungan yang sempurna.

Dari sini kita belajar bahwa segala sesuatu yang Tuhan perintahkan atau semua aturan yang Tuhan berikan kepada kita memiliki tujuan dan tujuan itu adalah untuk kebaikan kita. Oleh karena itu, janganlah kita menganggap aturan dari Tuhan itu mengekang, tapi aturan itu dibuat untuk kebaikan kita. Jika kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, maka semua aturan atau perintah-Nya tidak terasa berat.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 2) – Tetap Teguh di Tengah Tuduhan

Setelah Festus tiba di Kaisarea, ia memerintahkan agar Paulus dihadapkan kembali ke pengadilan. Orang-orang Yahudi…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 1) – Perlindungan Tuhan

Setelah Festus menggantikan Feliks sebagai gubernur, para imam kepala dan pemimpin Yahudi segera mengajukan tuntutan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 6) – Mendengar, Tetapi Tidak Melakukan

Setelah pertemuannya dengan Paulus, Feliks tidak langsung membebaskan ataupun menghukum Paulus. Sebaliknya, ia beberapa kali…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 5) – Jangan Menunda Panggilan Tuhan

Melanjutkan pembahasan kemarin. Ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 4) – Janganlah Mengeraskan Hati

Setelah beberapa waktu, gubernur Feliks memanggil Paulus untuk mendengarkan lebih lanjut tentang iman kepada Kristus.…

5 days ago