Renungan Kitab Titus

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus. Kali ini, perhatian Paulus diarahkan kepada bagaimana orang percaya hidup di tengah masyarakat.

Paulus meminta agar jemaat tunduk kepada pemerintah, taat, dan selalu siap melakukan pekerjaan yang baik. Ia juga menasihati mereka supaya tidak memfitnah, tidak suka bertengkar, melainkan menunjukkan keramahan dan kelemahlembutan kepada semua orang (ayat 2).

Menjadi pengikut Kristus bukan berarti kita hanya menunjukkan iman ketika berada di gereja. Iman juga harus terlihat dalam cara kita hidup sebagai anggota masyarakat.

Bagaimana kita berbicara kepada orang lain, bagaimana kita menyikapi perbedaan, bagaimana kita memperlakukan orang yang tidak sepemikiran dengan kita, dan bagaimana kita menjalankan tanggung jawab sebagai warga masyarakat—semuanya dapat menjadi kesaksian.

Paulus juga menekankan pentingnya keramahan dan kelemahlembutan kepada semua orang. Ini tidak mudah. Kita lebih mudah bersikap baik kepada orang yang menyukai kita, tetapi Kristus memanggil kita untuk menunjukkan karakter-Nya bahkan kepada mereka yang berbeda dengan kita.

“Semangat kebaikan serta sikap yang santun dan penuh kesabaran dapat menyelamatkan orang yang tersesat dan menutupi banyak dosa.”

Patriarchs and Prophets 519.5

Dunia tidak hanya memperhatikan apa yang kita katakan tentang iman kita. Orang juga memperhatikan bagaimana kita hidup bersama mereka. Karena itu, kehidupan sehari-hari menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Kristus benar-benar hidup di dalam kita.

Kiranya kita menjadi orang percaya yang tidak hanya dikenal karena perkataannya tentang Tuhan, tetapi juga karena kebaikan, kelemahlembutan, dan kesediaannya menjadi berkat bagi orang lain.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

7 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago