Renungan Kitab Titus

Perenungan Titus 3 (Bagian 3) – Bukan Karena Perbuatan Baik Kita

Paulus mengarahkan perhatian kita dari keadaan manusia kepada tindakan Allah. Ketika kita tidak berdaya menyelamatkan diri sendiri, Allah datang dengan kemurahan dan kasih-Nya. Ia menyelamatkan kita bukan karena kita telah melakukan banyak hal baik, tetapi karena rahmat-Nya.

Ini adalah dasar keselamatan yang sangat penting. Tidak ada pencapaian manusia yang dapat membuat kita layak menerima keselamatan. Kita tidak dapat membeli kasih Allah dengan kebaikan, pelayanan, atau usaha kita.

Keselamatan adalah pemberian Allah.

Hal ini seharusnya membuat kita rendah hati. Jika keselamatan kita adalah karena kasih karunia, maka kita tidak memiliki alasan untuk membanggakan diri di hadapan Tuhan ataupun merasa lebih baik daripada orang lain.

Namun, kasih karunia bukan berarti Allah membiarkan kita tetap seperti dahulu. Paulus melanjutkan bahwa Allah menyelamatkan kita melalui permandian kelahiran kembali dan pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus (ayat 5). Artinya, Allah bukan hanya mengampuni masa lalu kita, tetapi juga mulai memperbarui kehidupan kita.

Inilah keindahan Injil: Allah menerima kita sebagaimana adanya, tetapi kasih-Nya tidak membiarkan kita tetap seperti adanya. Ia mengampuni, memperbarui, dan membentuk kita menjadi semakin serupa dengan kehendak-Nya.

Mungkin ada saat ketika kita merasa tidak cukup baik untuk datang kepada Tuhan. Kita melihat kegagalan, dosa, dan masa lalu kita, lalu berpikir bahwa kita harus memperbaiki diri terlebih dahulu sebelum datang kepada-Nya. Titus mengingatkan kita bahwa keselamatan dimulai bukan dari kebaikan kita, tetapi dari kemurahan Allah.

Karena itu, jangan menjauh dari Tuhan ketika menyadari kelemahan. Datanglah kepada-Nya. Bukan karena kita layak, tetapi karena Dia penuh rahmat.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

7 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago