Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 26 – Pelajaran bagi Umat di Zaman Akhir

Pasal ini mencatat sensus kedua bangsa Israel setelah satu generasi itu mati di padang gurun atas pemberontakan mereka terhadap Allah. Sekarang mereka diatur untuk memasuki Tanah Perjanjian. Namun sensus itu bukan sekadar data statistik administratif, tetapi itu menjadi peringatan rohani bagi kita. Apa peringatannya? Mari kita baca renungan hari ini.

Jadi, perjalanan bangsa Israel sering dikaitkan dengan gambaran umat Tuhan di zaman akhir, yaitu umat yang sedang berjalan menuju “Kanaan surgawi” (surga kekal), tetapi tidak semua akan masuk karena ketidaktaatan hati sekalipun secara lahir mereka tampak taat.

“Banyak orang yang, seperti Israel kuno, mengaku menaati perintah-perintah Allah, namun hatinya tidak percaya, sementara secara lahiriah mereka mematuhi ketetapan-ketetapan Allah. Meskipun diberkati dengan terang yang besar dan hak istimewa yang berharga, mereka tetap akan kehilangan Kanaan surgawi, sama seperti orang Israel yang memberontak gagal memasuki Kanaan duniawi yang telah Allah janjikan kepada mereka sebagai upah ketaatan mereka.”

Testimonies for the Church Vol. 4, 162.3

“Sebagai suatu umat, kita kurang beriman. Pada zaman ini hanya sedikit orang yang mau mengikuti petunjuk yang diberikan melalui hamba pilihan Allah dengan ketaatan seperti yang ditunjukkan oleh tentara Israel pada waktu penaklukan Yerikho.”

Testimonies for the Church Vol. 4, 162.4

Seperti Israel di padang gurun, mereka pernah melihat mukjizat Tuhan, menerima janji, bahkan telah dihitung sebagai umat-Nya, tetapi karena ketidakpercayaan dan pemberontakan, mereka kehilangan warisan yang telah dijanjikan (tanah perjanjian).

Ingatlah bahwa kita juga sementara berjalan menuju “Kanaan Surgawi” tetapi tidak semua orang yang berjalan ke sana akan masuk ke “Kanaan Surgawi” tersebut. Jadi, pastikan kita sebagai umat Tuhan ini tetap memiliki iman yang hidup dan setia sampai akhir.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago