Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 25 – Berhati-hatilah

Pasal-pasal sebelumnya kita sudah belajar bagaimana Tuhan tetap memberkati bangsa Israel walaupun ada yang ingin mengutuknya. Balak ingin mengutuk Israel, tetapi ia gagal. Lalu apa yang terjadi? Bileam memberi saran licik, yaitu jatuhkan Israel lewat perempuan dan penyembahan berhala sehingga Israel jatuh bukan oleh kutuk, tetapi oleh kompromi terhadap dosa.

“Orang-orang Israel, yang tidak dapat dikalahkan oleh senjata ataupun tenungan orang Midian, menjadi mangsa perempuan-perempuan sundalnya. Demikianlah kuasa kaum wanita, yang menggabungkan diri dalam pelayanan kepada Setan, telah diadakan untuk menjerat dan membinasakan jiwa … Dengan cara yang sama keturunan Set tergoda sehingga menyimpang dari kesetiaan mereka, dan benih yang suci itu pun telah dinodai. Dengan cara seperti itu pula Yusuf dicobai. Dengan cara ini juga Simson telah menyerahkan kekuatannya, sebagai pembela Israel, ke dalam tangan orang Filistin. Di dalam hal ini Daud telah jatuh. Dan Salomo, raja yang paling bijaksana, yang telah tiga kali disebut kekasih Allahnya, telah menjadi hamba nafsu, dan mengorbankan kesetiaannya kepada kuasa yang menyesatkan itu.”

Patriarchs and Prophets 457.2

“Tujuan para wanita ini, dalam pergaulan mereka dengan orang-orang Ibrani, adalah untuk membujuk mereka agar melanggar hukum Allah, menarik perhatian mereka pada kepada upacara-upacara dan adat kebiasaan kafir, dan menuntun mereka ke dalam penyembahan berhala. Motif-motif ini disembunyikan dengan cermat di balik kedok persahabatan, sehingga tidak dicurigai, bahkan oleh para pemimpin rakyat.”

Patriarchs and Prophets 457.2

Jadi, berhati-hatilah ketika kita bergaul karena bisa jadi itu menuntun kita ke dalam pelanggaran akan hukum Tuhan.

Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua untuk bijak-bijak di dalam bergaul dan banyak berdoa ketika kita bergaul.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 4) – Pergilah, Aku Akan Mengutus Engkau

Dalam kesaksiannya kepada orang banyak di Yerusalem, Paulus tidak hanya menceritakan pertobatannya di jalan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 3) – Sesuai Kehendak Tuhan

Masih melanjutkan pembahasan kemarin mengenai pertemuan Saulus [sebelum berubah nama menjadi Paulus] dan Ananias, apa…

6 days ago