Renungan Kitab Ayub

Perenungan Ayub 25 – Amaran di Alkitab Menjadi Pelajaran Bagi Kita

“Kekuasaan dan kedahsyatan ada pada Dia, yang menyelenggarakan damai di tempat-Nya yang tinggi. Dapatkah dihitung pasukan-Nya? Dan siapakah yang tidak disinari terang-Nya?”

Ayub 25:2

Bagaimana kita bisa berkata bahwa Allah kita dahsyat jika kita belum pernah mengenal-Nya? Dan untuk bisa mengerti, kita butuh belajar mengenai Allah agar kita bisa mengatakan betapa luar biasanya Allah kita. Itulah sebabnya ada kutipan yang menarik mencatat demikian:

“Sementara kita mempelajari lebih banyak tentang apakah Allah itu, dan apakah diri kita ini pada pemandangan-Nya, kita akan merasa takut dan gemetar di hadapan-Nya. Hendaklah manusia pada zaman ini mendapat amaran dari nasib yang menimpa orang-orang yang pada zaman purba menganggap bebas terhadap apa yang telah dinyatakan Allah sebagai kudus. Ketika bangsa Israel memberanikan diri membuka tabut perjanjian itu sekembalinya dari negeri orang Filistin, keberanian mereka yang tidak hormat itu langsung mendapat hukuman yang berat.”

The Ministry of Healing 435.1

Jadi, mari kita pelajari lebih dalam lagi mengenai Allah kita dan setiap amaran yang sudah dicatatkan di dalam Alkitab kepada kita haruslah menjadi pelajaran bagi kita agar kita menghormati Allah yang kudus dan merasakan kedahsyatan Allah dalam hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago