Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 20) – Hukum Ketujuh (Bagian 2) – Cemburu Tuhan

Shalom, selamat Sabat adik-adik semua.

Kakak mau bertanya, siapa yang pernah merasakan cemburu? 

Saya.

Kenapa cemburu?

Waktu itu mama lebih sayang sama kakak saya kak.

Oh, begitu. Tahukah adik-adik Tuhan juga bisa merasakan cemburu, Ia cemburu jika umat-Nya lebih menyayangi tuhan lain atau lebih menyayangi orang lain daripada kepada-Nya.

Ulangan 4:24 “Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.” Sudah jelas bahwa Tuhan cemburu. Nah, hukum ketujuh yang mengatakan jangan berzina juga memberitahu kita bahwa kita tidak boleh berzina juga secara rohani. 

Arti berzina secara rohani yaitu dengan cara kita menyembah Allah lain, bisa jadi dengan menyembah patung, tidak percaya Firman Tuhan atau juga bisa dengan cara kita mempunyai barang yang kita sayangi lebih dari pada Tuhan.

“Tetapi ketika mereka berubah setia terhadap Allah nenek moyang mereka dan berzinah dengan mengikuti segala allah bangsa-bangsa negeri yang telah dimusnahkan Allah dari depan mereka,”

1 Tawarikh 5:25

Dari ayat tersebut kita diberi tahu bahwa Tuhan tidak suka jika kita menyembah allah lain, atau kita menyayangi hal lain lebih dari Tuhan.

Kalau kita lebih suka bermain dengan teman-teman daripada berdoa atau lebih suka main game, menonton kartun daripada baca Alkitab itu artinya kita sedang berzina dengan allah lain dan kita melanggar hukum yang ketujuh.

Jadi pelajaran untuk kita bahwa kita harus menyayangi Tuhan ya adik-adik, seperti yang tertulis di dalam Matius 22:37-38 “Jawab Yesus kepadanya: ‘Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.'”

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 days ago