Renungan Kitab 1 Korintus

Perenungan 1 Korintus 9 – Mengabarkan dan Menghidupi Injil

Dalam ayat ini, Paulus menyatakan bahwa memberitakan Injil bukanlah sesuatu yang ia lakukan untuk mendapatkan pujian atau sebagai alasan untuk membanggakan diri. Sebaliknya, ia merasa bahwa memberitakan Injil adalah sebuah panggilan yang tidak bisa diabaikan.

Namun kesadaran akan panggilan untuk memberitakan Injil saja tidak cukup. Di bagian akhir pasal ini Paulus menambahkan prinsip yang sangat penting:

“Ia [Paulus] menyadari pentingnya kewaspadaan yang terus-menerus dan penyangkalan diri.”

The Review and Herald 3 Mei 1881

Di sini Paulus menunjukkan bahwa seorang pemberita Injil bukan hanya harus berbicara tentang kebenaran, tetapi juga hidup dalam pengendalian diri dan disiplin rohani. Ia menggunakan gambaran seorang atlet yang melatih tubuhnya dengan keras agar siap dalam perlombaan.

Paulus tidak ingin menjadi seseorang yang mengajarkan keselamatan kepada orang lain, tetapi hidupnya sendiri tidak mencerminkan kebenaran yang ia beritakan.

Panggilan untuk memberitakan Injil harus disertai dengan kehidupan yang disiplin, penguasaan diri, dan kesetiaan kepada Tuhan. Mengapa demikian? Karena anak kalimat dalam ayat 27 menjelaskan alasannya: “… supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”

Jangan sampai kita menuntun banyak orang kepada keselamatan, tetapi kehilangan keselamatan itu sendiri.

Kiranya Tuhan menolong kita agar kehidupan kita selalu selaras dengan Injil yang kita beritakan, sehingga kita tidak hanya menuntun orang lain kepada keselamatan, tetapi juga tetap setia sampai akhir.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

7 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago