Renungan

Hati-Hati Memberi Teladan (Bagian 1) — Di Rumah

Apa itu teladan?

Menurut KBBI, teladan adalah sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk dicontoh (tt perbuatan, kelakuan, sifat, dsb).

Teladan seperti apa yang kita sering tunjukkan atau berikan kepada orang di sekitar kita? Apakah teladan yang benar ataukah teladan yang salah?

Ada sebuah kutipan yang perlu untuk kita ingat terus, yaitu “Anda harus sangat berhati-hati untuk memberikan teladan yang benar dalam segala hal.” (Sons and Daughters of God 312.3)

Hari ini kita akan pelajari pentingnya kita menjadi terang di rumah atau memberikan teladan yang baik dan benar di dalam rumah. Mengapa menjadi terang atau teladan di rumah itu penting?

Karena pena inspirasi mencatat, “Jika Engkau… ingin menjadi terang di dunia, maka terang itu harus bersinar di rumah. Di sini engkau harus menunjukkan kasih Kristus, mengasihi, sabar, baik hati, namun tegas….” (Our Father Cares 51.6)

Jadi terang itu biarlah boleh bersinar di rumah. Biarlah kita sebagai orang tua, harus menjadi terang atau teladan yang baik dan benar bagi anak-anak kita. Sebagai anak, kita pun harus menjadi terang atau teladan yang sesuai dengan karakter Kristus di dalam rumah.

Jangan sampai kita memberikan teladan yang buruk atau yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Mungkin kita sendirilah yang memberi teladan anak-anak kita untuk berbohong karena kita sendiri sering melakukannya juga. Mungkin kita sering menunjukkan sikap tidak hormat kepada orang tua karena biasanya kita sering membentak orang tua kita.

Ingatlah bahwa apapun yang kita lakukan atau katakan, kita perlu berhati-hati di dalam merepresentasikan Kristus di dalam kehidupan kita.

Pertanyaan bagi kita semua adalah apakah saya sudah menjadi teladan yang baik, benar, dan seturut dengan firman Tuhan di rumah? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

20 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

6 days ago