Renungan

Hati-Hati Memberi Teladan (Bagian 2) — Di Sekolah dan Tempat Kerja

Ingatlah terus kutipan ini, yaitu “Anda harus sangat berhati-hati untuk memberikan teladan yang benar dalam segala hal.” (Sons and Daughters of God 312.3)

Jika kita adalah seorang pelajar, maka berhati-hatilah saat kita memberi teladan kepada orang lain di sekolah maupun di kampus. Kita bisa jadi menjadi pelajar yang pemalas, suka menyontek, suka memberontak kepada guru, dan lainnya. Tapi ingatlah bahwa kita adalah wakil Kristus.

Saat kita di sekolah atau di kampus, jadilah pelajar yang sesuai dengan karakter Kristus, yang rajin, jujur, bertanggung jawab, ramah, tidak suka menghina teman, dan lainnya.

Begitu juga jika kita adalah seorang pekerja. Di mana saja kita bekerja, ingatlah selalu bahwa kita ini adalah wakil Kristus. Janganlah menjadi pekerja yang malas, suka korupsi, sering terlambat masuk kerja, dan lainnya. Tetapi sebaliknya, jadilah pekerja yang bisa dipercaya, yang rajin, jadilah teladan seperti Daniel yang tidak didapati kesalahan dalam hal pekerjaannya. Itu adalah suatu teladan yang baik.

Jadi, sahabat-sahabat Grow yang terkasih, marilah kita berhati-hati dalam memberi teladan. Berilah teladan yang seturut dengan kehendak Tuhan. Walaupun mungkin kita berbeda dari kebiasaan mereka, tetaplah lakukan apa yang menjadi standar Tuhan.

Jadilah teladan yang sesuai dengan standar Tuhan walaupun hanya kamu sendiri yang melakukannya. Janganlah mengikuti standar yang dunia yang tidak sesuai dengan firman-Nya.

Tak heran Alkitab mencatat, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

11 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

5 days ago