Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 5 (Bagian 9) – Kristus Mati bagi Orang Berdosa

Sering kali kita berpikir bahwa kita harus terlebih dahulu menjadi baik supaya layak dikasihi Tuhan. Kita mungkin merasa bahwa ketika hidup kita sudah berubah, doa kita sudah lebih baik, dan dosa kita sudah berkurang, barulah Tuhan mau menerima kita. 

Tetapi Roma 5 menunjukkan sesuatu yang berbeda. Kristus mati bagi kita ketika kita masih berdosa. 

Ini berarti kasih Allah tidak menunggu kita menjadi sempurna. Ketika kita masih lemah, masih berdosa, bahkan ketika hidup kita belum sesuai dengan kehendak-Nya, Kristus sudah mengambil langkah terlebih dahulu untuk menyelamatkan kita. 

Salib menunjukkan betapa dalamnya kasih Allah. 

“Ia [Kristus] dihukum karena dosa-dosa kita, yang tidak sedikit pun menjadi bagian-Nya, supaya kita dapat dibenarkan oleh kebenaran-Nya, yang tidak sedikit pun menjadi bagian kita. Ia mengalami kematian yang seharusnya menjadi milik kita, supaya kita menerima kehidupan yang menjadi milik-Nya.”

The Desire of Ages 25.2

Ketika kita memahami kasih seperti ini, respons kita seharusnya bukan semakin nyaman dengan dosa, tetapi semakin rindu untuk meninggalkannya. 

Kasih Kristus tidak mendorong kita untuk terus tinggal dalam dosa; kasih Kristus mendorong kita untuk datang kepada-Nya dan mengalami perubahan hidup. 

Kita tidak berubah supaya Tuhan mengasihi kita. Kita berubah karena terlebih dahulu menyadari bahwa Tuhan telah mengasihi kita. 

Karena itu, jangan pernah merasa bahwa dosa kita terlalu besar sehingga Tuhan tidak mau menerima kita. Datanglah kepada Kristus sebagaimana adanya. Salib adalah bukti bahwa kasih-Nya telah lebih dahulu mencari kita. 

Kiranya kasih Kristus di kayu salib melembutkan hati kita, membawa kita kepada pertobatan, dan menolong kita hidup semakin dekat dengan-Nya. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

22 minutes ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

5 days ago