Renungan

Garam Dunia Part 3

Kristus tidak hanya berkata agar kita menjadi garam dunia, tetapi ada amaran selanjutnya yang Ia berikan, yaitu “… jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” (Matius 5:13)

Setelah mereka dengar kata-kata Kristus itu, orang-orang tersebut dapat melihat garam putih berkilau-kilauan di jalan di mana itu telah dibuang karena sudah tawar dan tidak ada lagi gunanya.

“Itu adalah gambaran yang tepat mengenai keadaan orang Farisi dan pengaruh agama mereka kepada masyarakat. Itu menggambarkan kehidupan setiap orang dari siapa kuasa kasih karunia Allah telah pergi dan yang telah menjadi dingin dan tanpa Kristus. Apa pun profesinya, orang yang demikian dianggap manusia dan malaikat-malaikat sebagai orang yang tidak menarik dan tidak menyenangkan. Kepada orang yang demikianlah Kristus berkata: ‘Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.’ (Wahyu 3:15, 16).”

Thoughts From the Mount of Blessing 36.4

Mari kita menjadi garam yang tidak tawar! 

Dan biarlah mulai hari ini kita menjadi pusat pengaruh yang baik dan benar bagi orang-orang di sekitar kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

6 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago