Renungan

Garam Dunia Part 2

Bagaimana agar khasiat dari garam bisa dirasakan? 

Garam harus bercampur dengan bahan ke mana garam itu dimasukkan atau dicampurkan; garam itu harus masuk dan meresap supaya mengawetkan.

“Demikian juga lewat kontak pribadi dan pergaulan manusia dijangkau oleh kuasa Injil yang menyelamatkan. Mereka tidak diselamatkan secara ramai-ramai, tetapi secara perseorangan. Pengaruh pribadi adalah suatu kuasa. Kita harus datang dekat kepada mereka yang kita inginkan beroleh manfaat.”

Thoughts From the Mount of Blessing 36.1

Kita harus memiliki pengaruh pribadi. Oleh karena itu “… Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” (1 Timotius 4:12)

“Khasiat garam menggambarkan kuasa penting dari orang Kristen – kasih Kristus dalam hati, kebenaran Kristus meliputi kehidupan. Kasih Kristus bersifat menyebar dan agresif. Jika kasih itu tinggal dalam diri kita, itu akan mengalir kepada orang lain. Kita akan datang mendekati mereka hingga hati mereka dihangatkan oleh perhatian dan kasih kita yang tidak mementingkan diri. Orang-orang percaya yang tulus hati menyebarkan tenaga yang sangat penting, yang menerobos dan memberikan kuasa moral baru kepada jiwa-jiwa untuk siapa mereka bekerja. Bukan kuasa manusia itu sendiri, tetapi kuasa Roh Kudus yang melakukan pekerjaan yang mengubah itu.”

Thoughts From the Mount of Blessing 36.2

Biarlah kita bisa menjadi garam yang dapat dirasakan pengaruhnya oleh orang-orang di sekitar kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

7 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago