Renungan

Apa Prioritas Utama Kita?

Saat orang banyak mendengar khotbah Yesus, mereka juga bertanya-tanya bagaimana Yesus akan meningkatkan kesejahteraan mereka pada masa yang akan datang di atas dunia ini?

“Yesus menunjukkan bahwa dengan mengutamakan perkara-perkara duniawi yang diinginkan, mereka sama saja dengan orang-orang kafir yang ada di sekeliling mereka . . . .”

God’s Amazing Grace 21.2

Itulah sebabnya Yesus sendiri berkata, “Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah . . . .” (Lukas 12:30)

“Kata Yesus . . . . Aku datang untuk membentangkan kerajaan kasih, keadilan dan damai kepadamu.”

God’s Amazing Grace 21.3

Tuhan ingin agar kita membuka hati kita untuk menerima kerajaan-Nya dan janganlah takut akan segala kebutuhan kita di dunia ini karena “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:19)

“Yesus tidak pernah menghalangi usaha kita untuk memenuhi kebutuhan kita, tetapi Ia mengajar kita supaya menjadikan Dia yang terutama, terakhir dan yang terbaik dari segala-galanya. Kita tidak perlu melibatkan diri dalam mengejar laba yang keji, kesenangan duniawi semata, sehingga menghalangi usaha kebenaran yang lebih cepat dalam tabiat dan kehidupan kita. Apapun yang kita perbuat laksanakanlah itu dengan segenap hati, sebagaimana kepada Allah.”

God’s Amazing Grace 21.4

Itulah sebabnya Yesus melanjutkan perkataan, “Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah . . . .” (Lukas 12:30) dan Ia berkata di ayat selanjutnya, “Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.” (Lukas 12:31)

Kiranya kita menjadikan Yesus sebagai yang terutama, terakhir, dan yang terbaik dari semuanya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 3) – Tetap Memuji Tuhan di Tengah Penderitaan

Setelah Tuhan membuka hati Lidia dan keluarganya menerima Injil, pelayanan Paulus dan Silas di Filipi…

5 days ago