Renungan

Betapa pun Mahalnya

Saya pernah melihat orang yang rela membeli obat dengan harga berapa pun walaupun sangat mahal untuk kesembuhan orang yang dikasihinya.

Penebus kita juga melakukan hal yang sama demi keselamatan kita. Mari kita baca ayat di bawah ini:

“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”

1 Petrus 1:18-19

Dan di dalam buku Bapa Kita Peduli dituliskan bahwa “Setelah terlibat dalam pekerjaan itu, pekerjaan penebusan yang menakjubkan, Kristus atas persetujuan Bapa-Nya bertekad mempertaruhkan segalanya, betapa pun mahalnya, tidak menahan apa pun, betapapun berharganya, yang akan menyelamatkan orang berdosa yang malang. la rela memberikan seluruh isi surga kepada pekerjaan keselamatan ini, memulihkan gambaran moral Allah dalam diri manusia….” (Our Father Cares 35.4)

Luar biasa ya Penebus kita? Dia rela mempertaruhkan segalanya, betapa pun mahalnya, bahkan Ia rela memberikan seluruh isi Surga demi keselamatan manusia, demi memulihkan gambar Allah dalam diri kita.

Pengorbanan yang luar biasa bukan? Dan kita tahu bahwa Kristus mengorbankan nyawa-Nya untuk menyelamatkan kita.

Pertanyaan bagi kita: “Apakah kita sudah merenungkan pengorbanan-Nya yang luar biasa bagi kita? Sudahkah kita menyadari bahwa kita diberikan kesempatan untuk bisa memperoleh hidup yang kekal? Apakah kita mau memiliki hidup yang kekal?” Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 5) – Aku Percaya kepada Allah

Di tengah badai yang belum juga reda, ketika semua orang mulai kehilangan harapan, Paulus berdiri…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 4) – Bersandar pada Tuhan

Badai terus mengamuk. Hari demi hari berlalu tanpa tanda-tanda cuaca akan membaik. “Setelah beberapa hari…

5 days ago