Renungan Kitab Roma

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: “Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! ….” (Roma 3:27). 

Paulus sedang mengingatkan bahwa keselamatan bukanlah hasil pencapaian manusia. Jika keselamatan dapat diperoleh karena kebaikan, usaha, atau kepatuhan kita sendiri, kita mungkin memiliki alasan untuk merasa bangga. Tetapi karena keselamatan adalah kasih karunia Allah yang diterima melalui iman, tidak seorang pun dapat membanggakan dirinya di hadapan Tuhan. 

“Tidak ada apa pun dalam diri kita yang dapat kita banggakan. Kita tidak memiliki alasan untuk meninggikan diri.”

Steps to Christ 63.1

Kadang-kadang tanpa sadar kita dapat membawa cara berpikir seperti itu ke dalam kehidupan rohani. Kita merasa lebih baik karena lebih rajin beribadah, lebih banyak melayani, lebih memahami Alkitab, atau lebih lama menjadi orang percaya. Semua hal itu dapat menjadi sesuatu yang baik, tetapi tidak pernah menjadi alasan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain. 

Paulus berkata, “Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.” (Roma 3:28). 

Iman membuat kita menyadari bahwa kita tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Kita datang kepada Tuhan bukan dengan membawa daftar keberhasilan, tetapi dengan tangan yang terbuka untuk menerima kasih karunia-Nya. 

Namun, menerima kasih karunia bukan berarti kita menjadi bebas untuk hidup tanpa ketaatan. Justru ketika menyadari bahwa keselamatan adalah pemberian Tuhan, hati kita seharusnya dipenuhi rasa syukur dan kerinduan untuk hidup menyenangkan-Nya. 

Karena itu, jangan menjadikan kehidupan rohani sebagai perlombaan untuk membuktikan bahwa kita lebih baik daripada orang lain. Jangan pula menjadikan pelayanan sebagai alasan untuk mencari pujian. 

Biarlah setiap kebaikan dan pelayanan yang kita lakukan lahir dari rasa syukur kepada Tuhan, bukan untuk meninggikan diri sendiri. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

9 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

5 days ago