Seri Yunus

Yunus (Bagian 18) – Berdoa dan Berpuasa (Bagian 1)

Apa yang dilakukan orang Niniwe?

Kegentaran pekabaran ini membuat “Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.” (Yunus 3:5) 

Sama seperti bangsa israel, Niniwe berpuasa juga. Yang dilakukan bangsa Israel adalah “merendahkan diri dengan penuh khidmat di hadapan Allah, dengan disertai doa, puasa dan penyelidikan hati yang sungguh-sungguh.” (Patriarchs and Prophets 355.4)

Apakah niniwe itu merendahkan diri?

“Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya… ‘Manusia dan ternak.. tidak boleh makan apa-apa,.. berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.’”

Yunus 3:6-9

“Ketika raja dan para pembesar, bersama-sama dengan rakyat biasa, yang terpandang dan yang rendah, ‘bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus’ (Matius 12:41) dan bersatu dalam berseru kepada Tuhan yang di surga, maka belas kasihan-Nya diberikan kepada mereka.”

Prophets and Kings 270.4

Dari sini kita belajar bagaimana kita harus berdoa dan juga berpuasa. Berpuasa bukan hanya karena ingin mendapat sesuatu, namun meminta pengampunan, merendahkan diri, dan berbalik dari tingkah laku yang jahat.

Sama seperti orang Niniwe menyadari pentingnya berdoa, kita pun harus tahu bahwa “Doa yang disertai penyesalanlah yang berkenan kepada Tuhan.” (Messages to Young People 247.3)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

6 days ago