Seri Yunus

Yunus (Bagian 19) – Berdoa dan Berpuasa (Bagian 2)

Pernahkah kita berkata “Aduh susah untuk menghilangkan kebiasaan buruk, aduh susah kalau tidak makan daging, aduh susah untuk tidak minum soda atau susah untuk bangun pagi.”

Terkadang kita harus belajar dari apa yang dilakukan oleh orang Niniwe. Mereka berdoa berpuasa “… dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.” (Yunus 3:8)

Berbalik dari tingkah lakunya yang jahat berbeda dengan berbelok. Berbelok mungkin hanya memutar arah 90° tetapi niniwe berbalik artinya berputar 180° dari yang jahat menjadi yang baik.

Kita seharusnya tidak akan berkata lagi “aduh susah untuk lakukan hal yang baik” karena bangsa Niniwe melakukan hal ini yaitu berbalik dari kejahatan. Lalu apa respon Tuhan?

“Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.”

Yunus 3:10

Hari ini kita belajar, bagaimana harus berbalik dan memohon kepada Tuhan untuk membantu kita 

“Kekuatan yang kita peroleh dalam doa kepada Tuhan Allah akan menyediakan kita menghadapi kewajiban-kewajiban kita tiap-tiap hari. Doa itu sangat perlu istimewa terhadap kejatuhan kita ke dalam penggodaan yang datang setiap hari. Supaya kita selalu terpelihara di dalam kuasa Tuhan melalui iman, maka segala kerinduan hati kita haruslah selalu dinaikkan kepada Tuhan dengan doa yang diam-diam. Apabila kita dikelilingi oleh pengaruh-pengaruh yang hendak menyesatkan kita dari Tuhan Allah, doa kita haruslah memohon pertolongan dan kekuatan dilayangkan dengan tidak berkeputusan. Tanpa berbuat demikian, kita tidak akan pernah berhasil menumbangkan perasaan kesombongan dan mengalahkan kuasa pencobaan terhadap pemanjaan dosa yang menjauhkan kita dari Juruselamat itu.”

Messages to Young People 248.2

“Janganlah seorang berkata: Saya tidak bisa perbaiki tabiat-tabiatku yang jelek. Jikalau engkau sudah ambil keputusan ini, maka tentu engkau nanti tidak bisa mendapat hidup yang kekal…”

Messages to Young People 99.2

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

15 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

6 days ago