Seri Pertobatan Saulus

Pertobatan Saulus Part 4.1 – Cahaya dari Langit

Hari ini kita akan melanjutkan bagian kedua dari Kisah Para Rasul 9:3, “…tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.” Di pasal 22:6 dan 26:13 dijelaskan bahwa itu adalah “cahaya yang menyilaukan dari langit,” “cahaya yang lebih terang dari pada cahaya matahari” yang terjadi pada “tengah hari bolong.”

Kisah ini mungkin sudah sering kita dengar. Tetapi pernahkah kita bertanya mengapa Tuhan menggunakan media cahaya dalam menobatkan Saulus? Cahaya yang membuatnya “tidak dapat melihat apa-apa” (Kisah Para Rasul 9:8). Mengapa Tuhan tidak menggunakan media yang lain seperti penyakit atau yang lainnya?

Ada dua poin yang dapat kita pelajari. Hari ini kita akan membahas satu poin, yaitu:

1. Sehebat-hebatnya matahari yang begitu dikagumi oleh banyak orang, ada Sang Pencipta yang lebih hebat. Seterang-terangnya cahaya matahari, cahaya kebenaran Tuhan itu jauh lebih terang. Cahaya matahari hanya sebatas membantu kehidupan secara fisik, tetapi cahaya kebenaran Tuhan memberikan kehidupan kekal.

“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: ‘Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.’

Yohanes 8:12

Sama seperti Saulus, kita pun juga dalam kegelapan, itulah sebabnya dikatakan, Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran.” (Efesus 5:8-9)

Itulah sebabnya Tuhan mengajak kita untuk memantulkan terang Kristus, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago