Seri Nadab dan Abihu

Nadab dan Abihu Part 7 — Salah dalam Mendidik Anak

Mengapa Nadab dan Abihu bisa setengah mabuk sehingga itu membuat mereka melakukan kesalahan besar yang berakhir dengan kematian?

“Nadab dan Abihu pada waktu masa muda mereka tidak pernah dilatih dalam kebiasaan untuk mengendalikan diri. Kecenderungan bapanya untuk menyerah, kurangnya keteguhan untuk yang benar, telah menuntun dia melalaikan disiplin anak-anaknya itu. Anak-anaknya telah dibiarkan mengikuti kecenderungan diri mereka. Kebiasaan memanjakan diri, yang sudah lama dipupuk, telah mengikat diri mereka sehingga tanggung jawab daripada tugas yang paling suci sekalipun tidak dapat memutuskannya. Mereka tidak diajar untuk menghormati wewenang bapa mereka, dan mereka tidak menyadari perlunya penurutan yang saksama atas tuntutan-tuntutan Tuhan. Sikap Harun yang salah dalam memanjakan anak-anaknya itu telah menyiapkan mereka menjadi korban hukuman Ilahi.”

Patriarchs and Prophets 360.1

Benar, mereka menerima hukuman oleh karena mempersembahkan kepada TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. 

Benar, mereka berbuat kesalahan fatal tersebut karena mereka dalam kondisi setengah mabuk.

Tetapi apa yang membuat mereka tidak menyadari kesucian upacara tersebut dan tidak bertarak adalah karena dari kecil, mereka tidak dilatih dalam kebiasaan mengendalikan diri.

Tak heran dikatakan di dalam Alkitab bahwa “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” (Amsal 22:6)

Bagaimana cara mendidik anak yang dikatakan Alkitab? Besok kita akan membahasnya.

Hari ini kita diingatkan bahwa pendidikan dimulai dari rumah tangga dan seringkali orang tua yang lalai dalam mendidik anaknya dalam kebenaran akan berdampak buruk.

Mari kita mendidik anak-anak di dalam kebenaran agar mereka selalu berjalan sesuai dengan firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

6 days ago