Masih Adakah yang Dapat Dipercaya?

Masih Adakah yang Dapat di Percaya?

Tahukah Anda?

Di dalam dunia yang penuh dengan kekacauan, korupsi, penipuan, dan pemimpin agama palsu ini, masih adakah yang dapat kita percayai?

Jawabannya adalah YA! Anda dapat mempercayai Alkitab.

Jangan dulu tutup artikel ini. Temukan fakta-fakta menarik di dalamnya!

Guinness World Records mencatat bahwa Alkitab adalah buku non-fiksi terlaris di dunia dengan penjualan lebih dari 5 miliar (Tidak termasuk Alkitab elektronik).

Sejarawan membuktikan…

Dua arkeolog terbaik di abad ke-20, William F. Albright dan Nelson Glueck, memuji Alkitab sebagai satu-satunya sumber dokumen sejarah yang paling akurat dalam hal tempat, tanggal, dan catatan peristiwa. Tidak ada dokumen rohani lain yang mendekati hal ini.

(Institute for Creation Research)

Alkitab ditulis:

  • Oleh sekitar 44 orang dengan latar belakang yang berbeda (raja, dokter, ahli hukum, ilmuwan, nelayan, dll)
  • Di 3 benua dan 3 bahasa yang berbeda
  • Dalam kurun waktu ±1500 tahun

Sebuah Keajaiban yang terjadi … Ke-66 kitab di dalam Alkitab tidak akan bertentangan antara satu sama lain, tetapi malah menunjukkan satu keharmonisan.

Apa rahasianya?

Walaupun penulis, waktu, dan lokasi berbeda, seluruh tulisan di dalam Alkitab bersumber kepada Allah Sang Khalik Pencipta. “Segala tulisan…diilhamkan Allah…“ (2 Timotius 3:16)

Dan melalui Alkitab, Tuhan juga menyatakan bahwa di dalam dunia yang penuh dengan kekejaman ini, masih ada kedamaian, pengharapan, kasih, dan kebahagiaan.

KEDAMAIAN

Yohanes 14:27, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. … Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

PENGHARAPAN

Roma 15:13, “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.”

KASIH

1 Yohanes 4:7-8, “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah… Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” Dan tidak akan ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Roma 8:39).

KEBAHAGIAAN

Wahyu 1:3, “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya…”

Ingin tahu dan belajar lebih lanjut? Hubungi kami!

Grow

Share
Published by
Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

6 days ago