Surga di Dunia

Saat kita mendengar kata “surga,” apa yang ada di benak kita? Sebuah tempat tinggal Allah yang penuh dengan sukacita dan kedamaian, di mana tidak ada susah dan derita.

Namun, benarkah bahwa walaupun kita hidup di dunia, Tuhan ingin kita hidup dengan suasana surga?

Hal ini Tuhan nyatakan di dalam pernikahan suami-istri dan di dalam kehidupan berkeluarga.

Sayangnya, banyak dari masyarakat masa kini yang tidak lagi mengenal bagaimana pernikahan dan keluarga dapat memberikan suasana surga.

Fakta Mengejutkan!

Pada tahun 2013, BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) menyatakan bahwa tingkat perceraian di Indonesia sudah menempati urutan tertinggi  se-Asia Pasifik (pernikahan 2.218.130 kejadian, perceraian 324.527 kejadian), dan jumlah ini terus meningkat.

Lalu, masih adakah harapan bagi kita untuk merasakan surga di dunia?

Mari kita lihat kunci pernikahan dan keluarga bahagia menurut Tuhan yang adalah Pencipta pernikahan dan keluarga itu sendiri.

1. Saling Mengasihi dan Menghormati

Kasih dan rasa hormat ditunjukkan dengan saling memberikan kata-kata pujian dan penghargaan. Sementara sang suami menyediakan keperluan rumah tangga, melindungi, dan  mengasihi istrinya, sang istri menurut kepada kepemimpinan suami yang penuh kasih dan takut akan Tuhan.

“Suami, kasihilah istrimu… Istri, tunduklah kepada suamimu.”

(Efesus 5:22-25)

2. Nikmatilah Waktu Bersama

Ambil waktu setiap hari untuk saling berkomunikasi. Bukan hanya membicarakan masalah, tetapi bercakap-cakap sambil menikmati waktu berdua.

“Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu…”

(Pengkhotbah 9:9)

3. Selesaikan Masalah Sebelum Matahari Terbenam

Berdoalah bersama… Jadilah rendah hati untuk menjadi yang pertama mengatakan “saya minta maaf” atau “tolong maafkan aku.”

“Janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu … hendaklah kamu ramah, penuh kasih mesra dan saling mengampuni.”

(Efesus 4:26, 32)

4. Sepakat Bahwa Kata “Cerai” TIDAK ADA Di Dalam Kamus Keluarga

Tuhan menciptakan pernikahan yang sakral dengan tujuan untuk manusia hidup bahagia bersama selama-lamanya.

“Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

(Matius 19:6)

5. Selalu Undang Tuhan Hadir Di Tengah-tengah Kehidupan Pernihakan dan Keluarga

Ini adalah kunci yang TERBESAR! Tuhan yang menyatukan dan Tuhan yang memberkati pernikahan itu.

“Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.”

(Mazmur 127:1)

Maukah Anda menjadikan keluarga Anda sebagai surga di dunia?

Jika engkau rindu, Tuhan akan bekerja di dalam keluarga Anda. Tetaplah berdoa meminta pimpinan Tuhan. Biarkan kasih Tuhan yang mengikat pernikahan kudus Anda dan rasakan berkat indah yang Tuhan berikan di dalam keluarga Anda.

Ingin tahu dan belajar lebih lanjut? Hubungi kami!

Grow

Share
Published by
Grow
Tags: Surga

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

9 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

5 days ago