Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 1) – Pertemuan yang Mengubah Hidup

Setelah ditangkap oleh pasukan Romawi dan hampir dibunuh oleh massa, Paulus mendapat kesempatan untuk berbicara kepada orang banyak yang memusuhinya.

Apa yang akan Paulus katakan kepada mereka yang baru saja berusaha membunuhnya? Apakah ia akan membela dirinya, ataukah ia akan menggunakan kesempatan itu untuk bersaksi tentang Kristus?

Paulus tidak menggunakan kesempatan itu untuk membela diri atau membalas tuduhan yang diarahkan kepadanya. Sebaliknya, ia mulai menceritakan bagaimana Tuhan telah mengubah hidupnya.

Dia bercerita mulai dari sebelum mengenal Kristus hingga bagaimana hidupnya berubah dalam perjalanan menuju Damsyik.

Pertemuan dengan Kristus itu mengubah arah hidupnya. Dari seorang penganiaya jemaat, ia menjadi pemberita Injil. Dari orang yang melawan Kristus, ia menjadi hamba Kristus.

Masa lalu Paulus penuh dengan kesalahan. Namun Tuhan tidak membuangnya. Sebaliknya, Tuhan mengubah hidupnya dan memakainya untuk pekerjaan yang besar.

Demikian juga dengan kita. Mungkin ada masa lalu yang membuat kita menyesal. Mungkin ada kegagalan, dosa, atau keputusan yang keliru yang masih membebani hati kita. Namun Tuhan yang mengubah Paulus adalah Tuhan yang sama yang sanggup mengubah hidup kita hari ini.

Tuhan tidak mencari masa lalu yang sempurna, melainkan hati yang bersedia datang kepada-Nya.

Firman Tuhan berkata:

Hari ini kita belajar bahwa Injil bukan sekadar mengubah perilaku seseorang. Injil mengubah hati, tujuan hidup, dan arah kehidupan seseorang.

Tidak ada kehidupan yang terlalu rusak untuk dipulihkan oleh Tuhan, dan tidak ada orang yang terlalu jauh untuk dijangkau oleh kasih karunia-Nya.

Kiranya pengalaman Paulus mengingatkan kita untuk tidak pernah meragukan kuasa Tuhan yang sanggup mengubah hidup manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

6 days ago