Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 26

Masih ingatkah kita akan pembahasan minggu lalu mengenai dua tujuan mengapa kepala dari burung hantu dapat berputar? Setidaknya ada dua tujuan, yaitu:

Pertama, burung hantu memutar kepalanya untuk berjaga-jaga dari bahaya.

Kedua, burung hantu memutar kepalanya untuk melihat keadaan sekitarnya apakah ada mangsa.

Minggu lalu kita sudah membahas tujuan yang pertama dan hari ini kita akan membahas tujuan yang kedua, yaitu untuk melihat keadaan sekitarnya apakah ada mangsa yang siap ditelannya.

Tidak semua burung hantu beraktivitas pada malam hari. Namun, kebanyakan jenis dari burung hantu beraktivitas pada malam hari. Biasanya mereka mencari makan dan juga meninjau keadaan sekitarnya.

Kebanyakan burung hantu yang beraktivitas malam hari mengambil keuntungan dengan keadaan, karena pada malam hari mangsa mereka tidur. Burung hantu juga biasanya memangsa dengan cara melihat dari kejauhan, memanfaatkan keadaan yang gelap dan memutar kepalanya ke arah lain seolah-olah tidak melihat kepada mangsa mereka. Ketika mangsa mereka lengah mereka langsung terbang dan dengan mudah menangkap mangsa dan memakannya.

Kita ini juga adalah mangsa (seperti penjelasan pada seri sebelumnya) dan kita harus berhati-hati dengan Iblis yang akan memangsa kita, itulah sebabnya dikatakan bahwa “Mereka yang tidak mau terjerumus menjadi mangsa Setan, harus menjaga pintu gerbang jiwa mereka. Mereka harus menghindarkan diri dari membaca, melihat, mendengar sesuatu hal yang menajiskan pikiran.” (Membina Keluarga Bahagia 385.5)

Itulah sebabnya kita juga dinasihati, “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah” dan “Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.” (Matius 26:41; 1 Tesalonika 5:22)

Mari kita terus belajar untuk berjaga-jaga, berdoa, dan menjauhkan diri dari yang Jahat. Percayalah Tuhan akan membantu kita untuk bisa menang atas setiap cobaan yang ada.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

3 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago