Seri Lebih Baik Mati

Lebih Baik Mati (Bagian 7) – Tokoh-Tokoh yang Berani Menyuarakan Kebenaran

Kemarin kita sudah belajar bahwa kita bisa dianggap menyetujui dosa dengan sikap berdiam diri. Hari ini dan beberapa hari ke depan, kita akan membahas tokoh-tokoh yang berani menyuarakan kebenaran dan tidak berdiam diri.

Ada banyak tokoh di dalam Alkitab maupun yang tidak tercatat di dalam Alkitab yang menyuarakan kebenaran hingga saat ini.

Siapa saja tokoh yang dengan berani menyuarakan kebenaran ataupun pekabaran dari Allah? Ada Henokh, Nuh, Yusuf, Musa, Elia, Daniel, Hananya, Misael, Azarya, Yesaya, Yeremia, Amos, Yohanes Pembaptis, Yesus, Petrus, Stefanus, Paulus, John Wycliffe, John Huss, Jerome, Martin Luther, dan masih banyak lagi tokoh yang kami belum sebutkan. Kita akan membahas beberapa tokoh ini di seri berikutnya secara singkat.

Lalu apa pelajaran yang kita dapatkan hari ini dari tokoh-tokoh tersebut?

Masih ada banyak tokoh-tokoh yang mempertahankan kebenaran dengan tidak berdiam diri, tetapi dengan caranya masing-masing menunjukkan iman dan juga menyuarakan kebenaran.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita memilih untuk tetap di zona aman dan nyaman dengan tidak memberitahukan kebenaran kepada orang lain? Ataukah kita akan dengan berani menyatakannya?

Ingatlah apa yang dicatat oleh Paulus kepada Timotius di dalam suratnya yang kedua, yaitu “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4:2)

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menguatkan kita semua untuk berani menyatakan yang salah dan tidak berdiam diri. Serta ingatlah bahwa ada banyak contoh orang-orang yang tetap mempertahankan iman mereka dan berani menyatakan dosa itu dosa dan menyerukan kebenaran.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

18 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago