Seri Lebih Baik Mati

Lebih Baik Mati (Bagian 8) – Henokh, Si Penempelak Dosa

Hari ini kita akan membahas mengenai Henokh. Henokh yang akan kita bahas adalah seorang yang dicatat di dalam Alkitab tidak mengalami kematian, tetapi diangkat hidup-hidup oleh Tuhan. Agar memiliki bayangan Henokh seperti apa, silahkan baca di dalam Kejadian 5:19-24; Ibrani 11:5-6; dan Yudas 1:14-15.

Orang seperti apakah Henokh?

Alkitab mencatat bahwa ia adalah seorang yang “… hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.” (Kejadian 5:24)

Dan pena inspirasi mencatat tentang Henokh, bahwa “Ia adalah seorang penempelak dosa yang tidak kenal takut. Sementara ia mengkhotbahkan kasih Allah dalam Kristus kepada orang-orang pada zamannya, dan mengajak mereka untuk meninggalkan jalan mereka yang jahat, ia menegur kejahatan yang merajalela serta mengamarkan manusia pada generasinya bahwa hukuman pasti akan dijatuhkan kepada orang-orang yang melanggar. Roh Kristuslah yang telah berkata-kata melalui Henokh; Roh itu dinyatakan, bukan hanya dalam kata-kata yang penuh kasih, belas kasihan serta bujukan-bujukan; bukan hanya kata-kata yang lemah-lembut saja yang diucapkan oleh orang-orang suci. Tuhan menempatkan di dalam hati dan bibir pesuruh-Nya kebenaran-kebenaran yang harus disampaikan, yang sifatnya keras dan tajam seperti pedang bermata dua.” (Patriarchs and Prophets 86.2)

Apa itu penempelak? Menurut KBBI, tempelak adalah celaan (teguran) yang disertai dengan pengungkitan perkara yang sudah-sudah untuk menunjukkan kesalahan dan sebagainya.

Jadi secara sederhana, seorang penempelak dosa adalah seorang yang menegur dosa. Dan Henokh adalah seorang yang berani menegur dosa. Ia tidak berdiam diri atau menyetujui dosa, tetapi ia menegur dosa dengan kata-kata yang yang penuh kasih, belas kasihan serta bujukan-bujukan, dan di saat yang sama kebenaran yang disampaikan sifatnya keras dan tajam seperti pedang bermata dua.

Kiranya renungan pada pagi hari ini boleh menguatkan kita semua untuk menjadi Henokh-Henokh modern yang tidak kenal takut untuk menempelak dosa.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

8 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

5 days ago