Renungan

Virus Corona Part 13 – Sistem Kekebalan Tubuh dan Kebersihan

Mari kita perhatikan kutipan ini, “Kebersihan secara menyeluruh, banyak sinar matahari, perhatian yang sungguh-sungguh terhadap sanitasi dalam semua segi kehidupan rumah tangga adalah sangat penting untuk dapat terbebas dari penyakit dan untuk kebahagiaan dan kekuatan anggota keluarga.” (Membina Keluarga Sehat 275.3)

Kutipan di atas jelas mengatakan bahwa kebersihan juga harus dijaga. Walaupun kita telah melakukan semua elemen pola hidup sehat, tetapi jika kita tidak menjaga kebersihan diri kita sendiri dan dalam lingkungan keluarga, maka penyakit apa saja mudah untuk datang, bukan hanya COVID-19 saja. Hampir sebagian besar penyakit menular diakibatkan karena kurang menjaga kebersihan.

Tidak heran kita dianjurkan mencuci tangan. Mencuci tangan akan meminimalisir COVID-19 untuk masuk ke dalam tubuh. Dengan mencuci tangan kita memberikan kontribusi kepada diri kita sendiri untuk “terhindar” dari virus yang sedang mengancam ini. Suatu perubahan yang sangat signifikan yang harus dilakukan oleh masyarakat dan sekaligus membuka mata kita untuk merenungkan apakah selama ini saya sudah cukup menjaga kebersihan?

Kutipan lain mengatakan, “kebersihan adalah sebagian dari iman.”

Bersih secara fisik dapat kita usahakan, tetapi jangan lupa bahwa kebersihan secara rohani juga perlu dijaga di dalam kehidupan ini agar kita tidak sakit rohani dan bahkan mati kekal. Mari kita coba perhatikan firman Tuhan mengenai kebersihan rohani ini, Mazmur 51:3-5, “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.”

Proses pembersihan dan penyucian adalah sebagian dari iman kita dengan cara datang kepada-Nya, mengakui dosa dan pelanggaran kita, dan memohon pengampunan, dan Ia yang akan membersihkan kita dari dosa sehingga kita dapat memperoleh hidup yang kekal.

Karena itu, ingatlah hari ini untuk kita bersih secara jasmani melalui sarana dari alam yang telah Tuhan sediakan, dan bersih secara rohani dengan pertolongan Tuhan. “…Sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau.” (Keluaran 15:26)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago