Renungan

Virus Corona Part 14 – Sistem Kekebalan Tubuh dan Iman

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) iman adalah kepercayaan (yang berkenaan dengan agama); keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab, dan sebagainya. Sebuah penelitian mengatakan bahwa seorang yang memiliki iman akan memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik, lebih mudah mengendalikan stres, lebih berbahagia, dan juga lebih terlihat bugar secara jasmani. Begitu juga dengan sistem kekebalan tubuh. Seseorang yang beragama dan yang mempraktekkan apa yang ia imani akan membuat sistem kekebalan tubuhnya menjadi meningkat.

Kita percaya kepada Allah. Tuhan kitalah yang memberikan kesembuhan itu. Mungkin banyak yang kita pelajari dari seri virus corona part 1 hingga part 13, tetapi semuanya tidaklah lengkap dan sempurna dalam menjaga kesehatan kita tanpa kita menaruh kepercayaan kita kepada Tuhan.

Di tengah masa yang sukar ini, COVID-19 siap menyerang siapa saja. Kita dapat bayangkan, virus itu melayang di udara dan di mana saja tidak terlihat oleh mata. Jika kita dipenuhi rasa ketakutan, maka inilah saatnya kita harus “melihat” melalui mata rohani kita. Berserah dan mendengarkan peringatan Tuhan karena masanya sudah datang. Terkadang saat Allah mengijinkan orang yang kita sayangi atau kita sendiri sakit atau bahkan tertular COVID-19, ada maksud-Nya di balik semua itu. Mungkin “karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” (2 Petrus 3:9).

Selagi ada waktu, marilah kita kembali kepada Allah dan bertobat hari ini. Mari kita melakukan segala elemen pola hidup mulai dari nutrisi, olahraga, air, sinar matahari, pengendalian diri, udara bersih, istirahat dan terlebih percaya kepada Allah yang menunggu kita agar mau bekerja sama dengan-Nya untuk kita sehat secara fisik, mental, dan menikmati hidup yang kekal.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago