Renungan

Virus Corona Part 10 – Sistem Kekebalan Tubuh dan Beristirahat

Apakah yang akan terjadi jika Anda kelelahan? Bukankah keesokan harinya Anda akan menjadi sakit? Tentu di antara kita mengetahui, jika kelelahan dan juga kurang tidur akan berakibat buruk bagi kesehatan. Ingatkah kita mengapa virus corona berhasil menginfeksi manusia? Ya, karena tubuh manusia tidak memiliki imun yang cukup untuk melawannya.

Istirahat atau tidur merupakan pemberian Tuhan. Manusia diberikan tidur karena tubuhnya harus dalam keadaan seimbang; ada waktu untuk bekerja dan ada waktu untuk tidur. Pada saat tubuh mendapat tidur yang cukup maka beberapa organ tubuh beristirahat dan bagian lain akan melakukan detoksifikasi (pengeluaran racun) dan pembentukan sel darah. Detoksifikasi ini dilakukan oleh beberapa organ seperti hati, paru-paru, pencernaan, dan lainnya.

Jika kita kurang tidur maka akibatnya SUDAH pasti imunitas akan turun. Bagaimana caranya mendapatkan istirahat berkualitas dan baik?

Di dalam bab ‘Keteraturan Dalam Makan dan Tidur’ dijelaskan, “Pentingnya keteraturan dalam waktu makan dan tidur janganlah diabaikan. Oleh karena pekerjaan untuk membangun tubuh terjadi selama jam-jam istirahat…” (Membina anak yang Bertanggung Jawab hlm. 388.4)

Waktu tidur yang baik adalah dari jam 21.00 malam hingga jam 05.00 pagi. Itu adalah waktu yang diperlukan untuk memulihkan tubuh. Janganlah kita menyangka jika sudah tidur 8 jam makan sudah cukup. Walaupun kita tidur 8 jam, tetapi jika kita mulai tidur jam 01.00 subuh hingga jam 09.00 pagi, maka itu juga tidaklah tepat, karena waktu detoksifikasi sudah banyak yang terlewat.

“Harus diterapkan dengan berhati-hati peraturan jam bekerja dan jam tidur. Kita harus mengambil waktu untuk istirahat, waktu untuk berekreasi, dan waktu untuk berpikir…” (Membina Keluarga Bahagia 473.1) Marilah kita berdoa meminta Tuhan untuk memberikan kita kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik dan meminta agar dapat tidur nyenyak serta terlepas dari COVID-19.

Mazmur 4:9 katakan, “Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.”

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

7 days ago

Perenungan 2 Korintus 13 – Ujilah Dirimu

Di bagian penutup suratnya, Rasul Paulus memberikan pesan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih kepada…

1 week ago