Renungan

Virus Corona Part 11 – Sistem Kekebalan Tubuh dan Hari Istirahat

Kemarin kita telah membahas bagaimana beristirahat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tetapi tahukah Anda bahwa ada satu hari, 24 jam, yang secara khusus ditentukan untuk kita semua beristirahat?

“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, …. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”

Keluaran 20:8-11

Pertanyaan selanjutnya, hari apakah hari sabat itu? Kata kunci yang diberikan Alkitab adalah hari “ketujuh.” Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Sabtu adalah hari ke-7 dalam jangka waktu satu minggu.

Apa yang dapat kita lakukan pada hari Sabat itu? Mari kita belajar dari teladan Yesus.

1. Berjalan di ladang gandum / pergi ke alam (Matius 12:1)
2. Beribadah (Lukas 4: 16)
3. Membaca Alkitab (Lukas 4:16)
4. Mengajar (Lukas 6:6)
5. Menyembuhkan orang sakit (Matius 12:10; Lukas 13:10-17; Lukas 14:1-6; Yohanes 5:1-18)

Saat ini kita akan fokus ke nomor 5—ada kesembuhan yang terjadi di hari Sabat. Mereka yang sedang sakit itu datang dan meminta pertolongan pada Yesus, dan Dialah yang memberikan kesembuhan itu.

Kisah kesembuhan di Alkitab sudah terjadi sekitar 2000 tahun yang lalu, tetapi hal itu masih berlaku bagi kita sekarang ini. Seperti yang telah kita pelajari kemarin, salah satu cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan beristirahat. Selain istirahat harian, istirahat mingguan ini juga diperlukan. Hal ini sudah dibuktikan secara ilmiah yang disebut dengan Circaseptan Rhythm (siklus tujuh hari) yang terpendam di dalam metabolisme, hormon, dan sistem saraf setiap manusia.

Dan di dalam 7 hari itu diperlukan 1 hari untuk beristirahat sesuai apa yang telah dirancang oleh Sang Pencipta. “Enam hari lamanya engkau melakukan pekerjaanmu, tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya … melepaskan lelah.” (Keluaran 23:12)

Bagaimana dengan kita? Apakah saat ini kita sedang sakit, baik secara jasmani atau rohani? Bahkan dinyatakan PDP atau positif COVID-19? Datanglah pada Yesus setiap hari dan sediakanlah waktu khusus pada hari Sabtu ini untuk melakukan apa yang Yesus lakukan (1-5). Ketahuilah berkat kesembuhan dari-Nya itu sungguh akan menjadi bagian kita.

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

8 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

5 days ago