Renungan

Untuk Siapa?

Shalom, selamat Sabat!

Saat kita berbuat baik, sebenarnya untuk siapa kita lakukan itu? Apakah untuk kemuliaan nama Tuhan atau untuk kemuliaan diri sendiri?

Ada sebuah kutipan menarik dari buku Khotbah di Atas Bukit yang menuliskan: 

“Oleh perbuatan-perbuatan baik, para pengikut Kristus harus membawa kemuliaan, bukan untuk diri mereka, tetapi untuk Dia yang melalui kasih karunia dan kuasa-Nya mereka telah ditempa.”

Khotbah di Atas Bukit 92.5

Oleh karena itu, “… dalam perbuatan-perbuatan amal janganlah bertujuan untuk memperoleh pujian dan penghormatan dari manusia … Orang-orang yang menginginkan kata-kata pujian dan sanjungan dan hidup dari padanya sebagai suapan manis adalah orang-orang Kristen dalam nama saja.” (Khotbah di Atas Bukit 92.4) 

Itulah sebabnya Yesus berkata, “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.” (Matius 6:1)

Semoga motif kita dalam perbuatan amal adalah untuk kemuliaan Tuhan, bukan diri kita sendiri. Amin.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 6) – Dalam Pemeliharaan Tuhan

Setelah rencana pembunuhan terhadap Paulus terbongkar, kepala pasukan Romawi segera mengambil tindakan. “Kemudian kepala pasukan…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 5) – Rencana Tuhan Tidak Dapat Digagalkan

Tidak lama setelah Tuhan menguatkan Paulus, ancaman baru muncul. Alkitab mencatat bahwa lebih dari empat…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 4) – Kuatkan Hatimu

Setelah perdebatan yang sengit di Mahkamah Agama, keadaan Paulus masih jauh dari aman. Ia ditolak…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

5 days ago