Renungan

Tuntun Anak-Anak kepada Jalan Penurutan

Anak-anak adalah sebuah pemberian dari Tuhan bagi para orang tua. Tuhan mempercayakan sebuah tanggung jawab bagi para orang tua untuk mengajar anak-anak mereka supaya hidup dalam takut akan Tuhan.

Di dalam buku Membina Anak yang Bertanggung Jawab dituliskan, “Satu tugas suci tertanggung atas bahu orangtua untuk menuntun anak-anak mereka ke jalan penurutan yang saksama. Kebahagiaan sejati di dalam kehidupan sekarang ini dan di dalam kehidupan masa mendatang bergantung atas penurutan kepada ‘Demikianlah firman Tuhan.’ Para orangtua, jadikanlah kehidupan Kristus sebagai teladan. Setan akan menggunakan segala macam cara untuk menghancurkan ukuran peribadatan yang tinggi ini sebagai sesuatu yang terlalu keras. Tugasmulah menanamkan di dalam diri anak-anakmu pada masa kecil mereka pemikiran bahwa mereka telah dijadikan atas peta Allah. Kristus telah datang ke dunia ini untuk memberikan kepada mereka suatu teladan hidup bagaimana seharusnya mereka hidup dan para orangtua yang mengaku percaya kepada kebenaran masa kini harus mengajar anak-anak mereka untuk mengasihi Allah dan menurut hukum-Nya. Hal ini adalah tugas yang paling besar dan yang paling penting yang dapat dilakukan oleh para bapa dan ibu…. Adalah rencana Allah agar anak-anak kecil dan orang muda sekalipun harus mengerti dengan jelas apa yang dituntut Allah, agar supaya mereka dapat membedakan antara kebenaran dan dosa, antara penurutan dan pelanggaran.” (Membina Anak yang Bertanggung Jawab 77.1)

Itulah sebabnya Alkitab menasihatkan kita, “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” (Ulangan 6:6-7)

Jadi, marilah kita ajarkan kepada anak-anak kita mulai saat ini untuk menyukai firman Tuhan. Ajarkan anak-anak kita untuk lebih suka membaca Alkitab dan berdoa daripada membaca komik ataupun menonton film melalui gadget atau handphone.

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

22 hours ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 2) – Melayani dalam Keadaan yang Baru

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 1) – Menjadi Milik Kristus

Paulus memakai gambaran ikatan pernikahan untuk menjelaskan sesuatu tentang hubungan kita dengan hukum Taurat (Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 9) – Upah Dosa dan Karunia Allah

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus,…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 8) – Menghasilkan Buah

“Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang,…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

6 days ago