Renungan

Tanda Hati yang Baru

“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”

Yehezkiel  36:26

Beberapa orang mengatakan kepada sesamanya bahwa kita memerlukan hati yang baru namun tidak memahami apa artinya “hati yang baru” itu.

Ketidakpahaman arti “hati yang baru” membuat ribuan orang tersandung dan binasa. Banyak orang merasa mengalami suatu perasaan terpesona dan mereka menganggapnya sebagai pertobatan dan itu bukan “hati yang baru” karena hidup mereka belum berubah. Tindakan-tindakan mereka masih sama saja seperti sebelumnya.

“Ketika Yesus berbicara tentang hati baru, maksud-Nya: Pikiran, kehidupan, dan manusia seutuhnya. Untuk memiliki perubahan hati yakni melepaskan kasih dari dunia, dan mengikatkannya kepada Kristus. Untuk memiliki hati yang baru adalah memiliki pikiran baru, tujuan-tujuan baru, dan motif yang baru.”

Amanat Kepada Orang Muda pasal 17 hlm. 86

Apakah tanda hati yang baru?

Tanda hati yang baru adalah “perubahan hidup” yang setiap hari dan setiap jam terjadi kepunahan akan cinta diri dan kesombongan.

Sekarang mari kita renungkan masing-masing, apakah saya sudah memiliki hati yang baru? Jika belum, berdoa kepada Tuhan agar bisa memiliki hati yang baru.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago