Renungan

Perhiasan yang Benar

“Banyak orang yang menipu diri sendiri yang menganggap bahwa penampilan yang cantik dan berpakaian indah akan meraih perhatian bagi mereka dalam dunia. Tetapi pesona yang hanya terdiri dari luar saja adalah dangkal dan dapat berubah-ubah; janganlah bergantung pada hal-hal itu.”

Amanat Kepada Orang Muda pasal 117 hlm. 439

Perhiasan seperti apa yang benar?

“Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.”

1 Petrus 3:3-4

Inilah perhiasan sesungguhnya yang seharusnya digunakan oleh setiap orang, tetapi banyak orang tidak suka menggunakan perhiasan yang benar.

Kalau saja separuh waktu yang digunakan oleh orang-orang muda untuk merias diri supaya menarik secara penampilan luar, digunakan untuk mendidik rohani, perhiasan batiniah, betapa berbeda jadinya terlihat pada sikap, kata-kata, dan tindakan-tindakan mereka.

Oleh karena itu, marilah kita merias diri kita dengan perhiasan yang benar, perhiasan yang tidak binasa, yaitu perhiasan batiniah.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago