Renungan

Seri Misteri Kehidupan dan Kematian (Bagian 5) – Anak Kecil Bangkit

Apakah ada manusia yang sudah mati lalu bangkit atau hidup kembali?

Ya, tentu saja ada! Alkitab mencatat di dalam 1 Raja-Raja 17:7-24 bahwa ada seorang Nabi Tuhan yang bernama Elia pergi ke Sarfat dan bertemu dengan seorang ibu yang janda.

Apa artinya janda? Janda itu artinya seseorang yang sudah tidak punya suami.

Ibu janda ini tidak punya suami dan ia hanya tinggal bersama anaknya.

Saat Elia bertemu dengan janda ini, ia meminta air untuk diminum dan sepotong roti untuk dimakan. Singkat cerita, karena janda ini melakukan seperti yang Elia minta walaupun dia dalam kondisi kesusahan.

Tuhan membuat ibu janda itu tidak pernah kekurangan makanan karena ia memberikan air dan roti untuk Elia.

Apa yang Tuhan lakukan hingga ibu janda itu tidak kekurangan makanan?

Tuhan memberkati ibu itu dengan cara luar biasa. Tuhan membuat tepung dalam tempayannya tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang. Luar biasa ya Tuhan kita?

Lalu saat Elia tinggal di rumah ibu janda itu untuk beberapa waktu, “… anak dari perempuan pemilik rumah itu jatuh sakit dan sakitnya itu sangat keras sampai tidak ada nafasnya lagi.” (1 Raja-raja 17:17)  

Anak itu meninggal. Lalu ibu itu sangat sedih, dan berkata kepada Elia, “… Apakah maksudmu datang ke mari, ya abdi Allah? Singgahkah engkau kepadaku untuk mengingatkan kesalahanku dan untuk menyebabkan anakku mati?” (1 Raja-raja 17:18)

Lalu Elia membawa anak itu untuk berdoa, “Sesudah itu ia berseru kepada TUHAN, katanya: ‘Ya TUHAN, Allahku! Apakah Engkau menimpakan kemalangan ini atas janda ini juga, yang menerima aku sebagai penumpang, dengan membunuh anaknya?’ Lalu ia mengunjurkan badannya di atas anak itu tiga kali, dan berseru kepada TUHAN, katanya: ‘Ya TUHAN, Allahku! Pulangkanlah kiranya nyawa anak ini ke dalam tubuhnya.’” (1 Raja-raja 17:20-21)

Lalu apa yang terjadi? 

“TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali.”

1 Raja-raja 17:22

Anak itu hidup kembali bukan seperti roh yang melayang, tetapi hidup kembali seperti manusia biasa dan akhirnya mereka bersukacita. Apa pelajaran yang kita dapat hari ini? 

Ada dua hal yang kita bisa pelajari.

Pertama, Tuhan ingin kita menjadi berkat dan percayalah Tuhan akan memberkati kita. Jadi, jangan lupa untuk berbagi berkat kepada orang lain ya!

Kedua, Tuhan dapat membangkitkan orang yang sudah mati jika itu kehendak Tuhan, karena bagi Allah tidak ada yang mustahil karena Ia yang empunya kehidupan dan kematian kita.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

6 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

5 days ago