Renungan

Seri Gembala (Bagian 2) – Kenali Suara-Nya

Pernahkah Anda melihat permainan dimana mata seorang anak akan ditutup dan akan ada seorang komando yang memberikan arahan kemana ia harus pergi untuk bisa mencapai satu tujuan tertentu?

Jika pernah tahu permainan ini, ada beberapa hal menarik yang bisa kita pelajari. Anggap saja kita adalah anak yang ditutup matanya.

Pertama, kita hanya butuh mendengarkan dan mengikuti saran dari komando agar kita bisa mencapai tujuan.

Kedua, tetapi berhati-hati! Karena lawan juga memberikan komando yang bisa membingungkan kita.

Ketiga, butuh kepekaan telinga kita untuk bisa membedakan mana suara komando kita dan lawan kita.

Keempat, jika kita salah mendengarkan komando, maka kita tidak bisa sampai pada tujuan.

Tak heran dikatakan:

“…domba-domba mendengarkan suaranya… ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

Yohanes 10:3-5

Jadi penting untuk kita mengenal suara gembala kita…

Karena ada komando lain, yaitu dari pencuri dimana “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan…” (Yohanes 10:10)

Pertanyaannya…

Kita semua ingin mencapai kerajaan Surga, bukan? Jika ya, jangan salah mendengar! Kenali suara-Nya.

Bagaimana kita bisa mengenal suara-Nya?

Saat kita mendapat telpon dari orang yang setiap hari kita selalu berkomunikasi, kita pasti paham suaranya, gaya bahasanya, dll.

Begitu juga jika kita ingin mengenal suara-Nya, berarti kita harus berkomunikasi dengan Tuhan SETIAP HARI melalui membaca firman-Nya dan berdoa.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

7 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago