Renungan

Seri Gembala (Bagian 1) – Tuhan adalah Gembalaku

Kutipan menarik dari Dallas Williard berkata:

“‘Tuhan adalah gembalaku’ lebih banyak ditulis di batu nisan daripada dalam kehidupan”

Dan ini menjadi perenungan pribadi masing-masing kita..

Apakah Anda tahu?

Seorang gembala itu pekerjaannya sangat berat.

Ia harus menjaga domba-dombanya dari musuh.

Ia harus menjaga makanan dan minuman domba ini agar sehat.

Ia harus mencari domba yang hilang dan membawanya kembali.

Ia harus membalut saat domba-dombanya terluka.

Dan jika kita membaca cara berternak domba, tidak hanya makanan dan minuman harus dijaga, bahkan kandang domba pun ada aturannya agar mendapatkan domba yang terbaik. Lalu ada cara menjaga kebersihan domba-domba, dan lainnya.

Saat kita berkata, “Tuhan adalah gembalaku,” artinya kita adalah “domba-Nya” dan jika kita adalah domba-Nya:

Maukah kita diatur dalam hal apa yang harus kita makan dan minum?

Maukah kita diatur sehingga kita tetap bersih?

Maukah kita diatur oleh-Nya dalam segala hal?

Maukah kita MENURUT akan Gembala kita?

Mungkin kita berkata, “Saya tidak suka diatur!” ataupun “Saya baik-baik saja kok walaupun tidak selalu melanggar aturan Tuhan.” Tapi ingatlah! Bahwa apa yang Tuhan rencanakan bagi kita adalah “… rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Jika kita mengaku bahwa “Tuhan adalah gembalaku,” maka nyatakanlah itu dalam hidup kita dengan menuruti setiap aturan-aturan yang ada di dalam firman-Nya.

Biarlah kalimat “Tuhan adalah gembalaku” bukan hanya menjadi ayat hafalan kita ataupun menjadi status kita di media sosial, tetapi biarlah itu nyata dalam hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 8) – Ingin Berbuat Baik, tetapi Tidak Mampu

Paulus mengungkapkan sebuah kenyataan yang tidak mudah diakui: kita bisa memiliki keinginan untuk melakukan yang…

7 hours ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 7) – Pergumulan Melawan Dosa

“Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang…

1 day ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 6) – Betapa Seriusnya Dosa

“Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

“Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.” Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

4 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

5 days ago