Renungan Kitab Zakharia

Perenungan Zakharia 14 – Malam pun menjadi Siang

Pada pasal ini, saya tertarik dengan gambaran mengenai kedatangan Kristus dan Kerajaan-Nya yang dituliskan di ayat 4-11. Dan lalu ada kutipan dari pena inspirasi yang menarik perhatian saya, yaitu:

“Tahun-tahun yang terakhir kehidupan Yakub merupakan satu senja yang penuh damai dan ketenangan setelah melewati hari yang penuh kesusahan dan kelelahan. Awan gelap menyelubungi jalannya, tetapi mataharinya bersinar dengan terang, dan sinar surga menerangi jam perpisahannya. Kata Alkitab, ‘Malampun menjadi siang!’ Zakharia 14:7. ‘Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan.’ Mazmur 37:37.”

Patriarchs and Prophets 237.3

Jadi kalimat “malam pun menjadi siang” ini bukan hanya berlaku kepada Yakub, tetapi juga berlaku kepada kita. Jika saat ini kita melewati hari-hari penuh dengan kesusahan, kelelahan, kekecewaan, kesedihan, dan lain-lainnya, ingatlah bahwa bagi orang yang setia kepada Tuhan akan ada kebahagiaan, akan ada masa depan dan tentu saja akan mendapatkan hidup yang kekal.

Oleh karena itu, marilah kita tetap setia kepada Tuhan sampai akhir.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago